Senin, 09 Mei 2016

Medium shot, Spaining, Monochrome dan Blurring.

Berikut ini saya ingin menunjukan hasil jepretan saya dengan menggunakan canon 1100D semoga terhibur yah !!!,.

*~   Medium Shot
Medium shoot merupakan teknik fotografi dalam pengambilan gambar jarak menengah, dimana batas pemotongan objek adalah dari bagian pinggang ke atas. Pengambilan gambar dengan menggunakan medium shoot baik untuk bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Cara ini sangat tepat digunakan untuk foto prewedd karena umummnya foto prewedd banyak mengambarkan bahasa tubuh objek.
Fungsi dari teknik ini ingin menyampaikan keadaan obyek beraktifitas, dimana pada keseluruhan obyek dalam pengadegannya mencerminkan kehidupan normal seperti layaknya kehidupan sehari-hari yang dilakukan oleh manusia.


*~   Spaining
Spanning adalah salah satu teknik fotografi yang digunakan untuk membekukan gerakan pada benda yang bergerak. Cara melakukan spanning adalah dengan menggerakkan kamera searah dengan arah gerakan obyek yang ingin dibidik sehingga obyek akan tampak fokus, sementara background akan tampak kabur/blur. Jangan takut hanya karena ada kata “teknik”, cara melakukan panning dapat dibilang cukup mudah.


*~   Monochrome
Monochrom bisa diartikan foto dengan gradasi tone yang hanya didasari satu warna dasar tanpa ada warna dasar lain. Misal warna biru tua dipadukan dengan warna dasar biru muda, Warna merah tua dipadukan dengan warna dasar merah muda dan sebagainya. 
Jadi monocrom tidak terbatas hanya pada warna hitam dan putih yang biasa kita dengar selama ini. Monocrom bisa terjadi karena adanya warna turunan dari warna dasar. Dan warna tersebut adalah warna pastel. Sehingga satu warna dalam definisi warna monocrom adalah adanya penonjolan satu warna yang hanya dokombinasikan dengan warna turunan dari warna dasarnya.
Dengan menggunakan warna monokrom, Tentu kita akan bisa melihat sebuah tampilan warna pada desain, Foto maupun suatu benda terlihat lebih padu padan. Hal ini terjadi karena perpaduan warna yang digunakan adalah warna senada.



*~   Blurring
Blurring menitikberatkan pada kemampuan kita mengolah aperture dan sutter speed.Racikan yang pas akan menghasilkan menghasilkan efek motion blur yang dahsyat. Blurring bisa dilakukan dengan slow speed dan aturan aperture sempit. Teknik ini bisa digunakan untuk pemotretan siang maupun malam hari. kenapa butuh kecepatan lambat? karena kita ingin menghasilkan efek gerakan (terutama dalam background atau foreground) dalam foto yang akan kita hasilkan.



Sekian untuk pertemuan kali ini semoga menambah motivasi untuk menghasilkan karya jangan takut mencoba, mohon kritik dan sarannya ya,..
saling belajar dan saling memberi masukkan untuk menambah pengalaman dan skil tentang fotografi ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar